Sering kali sebagai manusia hanya mengingat Allah SWT ketika dalam keadaan susah. Sedangkan dalam keadaan senang sering kali seseorang lupa nikmat dan karunia Allah SWT.
Padahal masih bisa bernafas, selalu sehat, melakukan makan dan minum, dan mengerjakan tugas lainnya juga termasuk nikmat Allah SWT yang wajib disyukuri.
Syukur itu terbagi menjadi tiga bagian yaitu :
1. Syukur dengan hati adalah mengetahui bahwa nikmat-nikmat itu berasal dari Allah swt bukan selain dari-Nya.
2. Syukur dengan lisan adalah dengan mengucapkan al-Hamdulillah dan memuji-Nya.
3. Syukur dengan jasmani adalah dengan tidak mempergunakan setiap anggota badan dalam kemaksiatan tetapi untuk ketaatan kepada-Nya.
Termasuk juga mempergunakan apa yang diberikan oleh Allah Swt berupa kenikmatan dunia untuk menambah ketaatan kepada-Nya bukan untuk kebatilan.
Dalam Qs. Al-Baqarah : 152
فَاذْكُرُوْنِيْٓ اَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْا لِيْ وَلَا تَكْفُرُوْنِ
Artinya: Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.
Melalui surat Al-Baqarah ayat 152, Allah SWT memerintahkan umat-Nya untuk mengingat kepada-Nya sebagai bagia dari ungkapan syukur. Di mana hal tersebut dapat dilakukan melalui zikir dengan mengucap hamdallah serta perbuatan dengan membagikan sedikit rezeki kepada orang yang membutuhkan.
Demikianlah pembahasan tentang ayat Al-Qur'an tentang bersyukur. Sudah semestinya sebagai manusia harus selalu bersyukur kepada Allah SWT yang selalu memberikan nikmat.
Wallahu A'lam
Sejatinya tulisan ini untuk menasehati diri
Barakallahu fiik ya habibaty 🤎
Komentar
Posting Komentar