Langsung ke konten utama

Hal Yang Membuatku Bahagia

Masih tidak menyangka, Silmi kecil yang dikenal pendiam kini tumbuh sebagai seseorang yang senang bercerita, juga mendengarkan. Tidak peduli membabat habis jam yang berdetik serta jantung yang terus berdetak, saya senang tenggelam dalam obrolan panjang.  

Saya senang bercerita; selain karena didengarkan adalah sebaik-baiknya nikmat yang Allah hadirkan, karena saya menyadari bahwa “Bercerita mungkin tidak menyelamatkan saya, tetapi mungkin menyelamatkan orang lain” Beberapa teman berkata, “Terus menulis ya Sil, terus bercerita, ceritamu membantuku menjalani hidup yang tidak selalu penuh suka.” Nah dari situ saya menjadi terdorong untuk terus bercerita. Saya sadar, saya nggak bisa melakukan hal besar untuk teman-teman saya, maka biarlah nyala lampu redup sebagai hal terbaik yang bisa saya beri menjadi sedikit terang pada jalan yang ditempuh teman.

Saya senang mendengarkan; selain karena saya tahu begitu nikmatnya menemukan telinga untuk tempat berlabuh segala cerita juga karena saya menyadari bahwa dari mendengarkan saya banyak belajar; belajar untuk mendengar, mendengar untuk belajar. Dengan mendengarkan, saya memperoleh limpahan ilmu dan pengalaman tanpa harus terlebih dahulu mengalami. Dengan mendengarkan, saya menjadi tahu bahwa hidup ini berisi orang-orang kuat yang meski bersimbah darah tetap melangkah tegar menghadapi badai didepan mata. Dengan mendengarkan, saya bisa menjadi menyenangkan, memberikan ruang orang lain untuk lega bercerita tanpa takut dihakimi dunia.

Entah di ajak bercerita , entah diminta untuk mendengarkan. Saya ada untuk keduanya 😉

Lalu apa yang membuatmu hal bahagia?
Tulis di komentar ya😀



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Best Friend's

Memiliki sahabat yang baik,  merupakan kenikmatan besar, yaitu dimana persahabatan akan berlanjut sampai surga dan akan kekal selamanya. Tentu ini adalah kenikmatan yang sangat besar, karena antara sahabat dekat pasti tidak ingin berpisah dengan sahabat lainnya. Persahabatan sementara di dunia kemudian dipisahkan dengan kematian begitu saja, tentu bukan akhir yang indah. Salah satu dalil bahwa akan ada persahabatan di hari kiamat akan berlanjut bahwa orang yang saling mencintai (termasuk para sahabat) akan dikumpulkan bersama di hari kiamat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, الْمَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ “Setiap orang akan dikumpulkan bersama orang yang ia cintai.’” Allah Ta’ala memberikan keutaamaan kepada seseorang untuk memberikan syafaat kepada sahabatnya yang lain, agar mereka bisa sama-sama masuk surga dan berkumpul kembali. Hasan Al- Bashri berkata, ”Perbanyaklah berteman dengan orang-orang yang beriman. Karena mereka m...

Bersyukurlah!!!

Sering kali sebagai manusia hanya mengingat Allah SWT ketika dalam keadaan susah. Sedangkan dalam keadaan senang sering kali seseorang lupa nikmat dan karunia Allah SWT. Padahal masih bisa bernafas, selalu sehat, melakukan makan dan minum, dan mengerjakan tugas lainnya juga termasuk nikmat Allah SWT yang wajib disyukuri. Syukur itu terbagi menjadi tiga bagian yaitu : 1. Syukur dengan hati adalah mengetahui bahwa nikmat-nikmat itu berasal dari Allah swt bukan selain dari-Nya. 2. Syukur dengan lisan adalah dengan mengucapkan al-Hamdulillah dan memuji-Nya. 3. Syukur dengan jasmani adalah dengan tidak mempergunakan setiap anggota badan dalam kemaksiatan tetapi untuk ketaatan kepada-Nya. Termasuk juga mempergunakan apa yang diberikan oleh Allah Swt berupa kenikmatan dunia untuk menambah ketaatan kepada-Nya bukan untuk kebatilan. Dalam Qs. Al-Baqarah : 152 فَاذْكُرُوْنِيْٓ اَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْا لِيْ وَلَا تَكْفُرُوْنِ Artinya: Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepad...